Bea Cukai Ketati Pelabuhan

Posted on 2 January 2010 ·Tagged , , , , .

Kliping Koran:

Jawa Pos, 2 Januari 2010, Ekonomi Bisnis, Hal. 8

Thomas Sugjata Gantikan Anwar Suprijadi

pelantikan. pict from detik.com

Jakarta - JawaPos

Sehari menjelang pemberlakuan ACFTA pemerintah melakukan penggantian pucuk pimpinan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Dirjen lama Anwar uprijadi yang masa jabatannya berakhir 31-12-2009 digantikan oleh Thomas Sugijata.

Usai dilantik Menkeu, Sri Mulyani Indrawati di Graha Sawala, Kantor Menko Perekonomian kamis malam (31/12/09), Thomas langsung berjanji memperketat pengawasan di seluruh pelabuhan. Mnurutnya, pengawasan itu penting karena Indonesia sudah harus melaksanakan perjanjian perdagangan bebas ASEAN - Tiongkok mulai 1-1-2010.

“Pengawasan lalu lintas barang ekpor impor adalah tugas rutin yang menjadi salah satu kunsi suskes penerimaan bea masuk dan bea keluar. Jadi harus dioptimalkan”  ujarnya.

Menurut Thomas, pihaknya sudah mengidentifikasi pelabuhan-pelabuhan di daerah rawan penyelundupan berdasar manajemen resiko, terutama pelabuhan kecil yang deat dengan perbatasan negara tetangga.” Untuk daerah rawan, entunya kami akan memperketat pengawasan dengan menambah petugas,” katanya.

Dia mencontohkan pengetatan pengawasan yang telah dilakukan di pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Peulauan Riau. “Tadi malam (31/12/09) aparat bea cukaiTBKbehasil mengagalkan penyelundupan  pakaian bekas. Dua hari lalu, penyelundupan di sana juga berhasil digagalkan,” ucapnya.

Meski demikian Thomas mengajui jumlah petugas Bea Cukai di Indonesia masih belum ideal. Saat ii hanya terdapat 10.600-an petugas untuk mengcover wilayah Indonesia yang begitu luas dengan 17 ribu pulau. “Bandingkan dengan Malaysia yang lebih kecil dari Indonesia, tapi punya 13 ribu petugas Bea Cukai,” ujarnya.

Dengan keterbatasan personel tersebut, lanjutnya, maka profiling daerah2 rawan menjadi sangat pentng, agar penempatan personel bisa efektif untuk menjankau daerah2 rawan.” Termasuk memantau pelabuhan2 tidak resmi, itu jadi target kami,” katanya.

Selain memperketat pengawasan, program yang akan terus dijalankan adalah melanjutkan reformasi  kantor2 pelayanan bea dan cukai. Dalam sambutannya, Menteri Keuangan, Sri Mulyani memang menekankan agar proses reformasi birokrasi yag sudah dijalankan Anwar Suprijadi terus dilanjukan oleh Thomas Sugijata.

“Kinerja Ditjen Bea dan Cukai dalam empat tahun erakhir sangat bagus. Target penerimaan selalu tercapai. Tentu kita ingin performa ini dijaga dan ditingkatkan.”

Foto-foto Bp. Thomas Sugijata

Bp. Thomas Sgiata dalam press release di Tj Perak

Bp. Thomas Sgiata dalam press release di Tj Perak

Bersama Bp. Nasar Salim di Kepri

Bersama Bp. Nasar Salim di Kepri

dalam salah satu acara di BC Priok

dalam salah satu acara di BC Priok


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?




Make A Comment: ( 1 so far )

blockquote and a tags work here.


One Response to “Bea Cukai Ketati Pelabuhan”

RSS Feed for Tentang Bea Cukai, Impor, dan Ekspor Indonesia Comments RSS Feed

Selamat bertugas, Pak Thomas.

Andi92

  Andi92
2 January 2010

Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not tryout the sites on the blogroll...