Impor Produk Sanitary 2008 Melonjak

Posted on 2 March 2009 ·Tagged , , , .

nbsp;http://www.seputar-indonesia.com/edisice…

Impor Produk Sanitary 2008 Melonjak 57%
Thursday, 26 February 2009
JAKARTA(SINDO) – Impor produk keramik untuk kamar mandi (sanitary) pada 2008 melonjak 57,2% menjadi 7,34 juta keping dari tahun sebelumnya sebanyak 4,67 juta keping.

Akibatnya, kinerja industri lokal terganggu sehingga harus memangkas produksi. Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Achmad Widjaya mengatakan,dari total nilai impor 2008 sebesar USD220 juta,hanya 5–10% produk yang tercatat secara resmi dalam dokumen pemberitahuan impor barang (PIB).

”Selebihnya,  kami pastikan itu adalah produk ilegal karena mereka tidak tercatat resmi,”ujarnya di Jakarta kemarin. Kondisi ini telah terjadi sejak tiga tahun lalu dan semakin mendistorsi pasar domestik. ”Dampaknya, tiga produsen sanitary lokal sudah memangkas produksinya hingga 80%,”papar Achmad.

Ketika ditanya mengenai nama-nama perusahaan itu, Achmad enggan menjelaskan lebih lanjut. Dia hanya mengatakan, pada kondisi normal, produksi perusahaan-perusahaan itu mencapai 4,6 juta keping per tahun dengan nilai sekitar Rp1,38 triliun.”Namun, kondisinya saat ini hanya mampu memproduksi sekitar 920.000 keping pada 2008 dengan nilai tak lebih dari Rp276 miliar,”ungkapnya.

Achmad menjelaskan,sejak implementasi safeguard ditetapkan untuk produk tableware(keramik rumah tangga), impor ilegal turun signifikan. Kinerja Bea Cukai (BC) sebagai ujung tombak akses produk impor sangat memuaskan.” Namun, kami meminta agar BC juga bisa mendeteksi lebih dalam khususnya produk sanitary impor asal China,”ujarnya.

Menurut Direktur Industri Hilir Departemen Perindustrian (Depperin) Tony Tanduk,kemungkinan terjadinya impor ilegal bisa saja. Kendati demikian, perlu dilakukan klarifikasi ke kedutaan Indonesia di China untuk mengetahui berapa jumlah impor keramik ke dalam negeri.

Berdasarkan data laporan langsung tiga bulanan yang diterima Depperin,tidak ada penurunan kinerja dari tiga produsen nasional. ”Saat ini cuma ada tiga pemain (perusahaan) yang ada di Indonesia,yakni Kia, American Standart, dan Toto. Dari laporan yang saya terima minggu lalu, sepertinya tidak ada masalah, ”ungkapnya. (agung kurniawan)


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?




Make A Comment: ( 2 so far )

blockquote and a tags work here.


2 Responses to “Impor Produk Sanitary 2008 Melonjak”

RSS Feed for Tentang Bea Cukai, Impor, dan Ekspor Indonesia Comments RSS Feed

I think I will try to recommend this post to my friends and family, cuz it’s really helpful.

  GarykPatton
17 June 2009

Where did you take from such kind of information? Can you give me the source?

  CrisBetewsky
7 July 2009

Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not tryout the sites on the blogroll...